sulit untuk menulis puisi jika kamu sedang gembira, pikirnya. dan kenyataannya tak pernah jauh dari ujarannya itu. sedang kesedihan adalah infus terbaik untuk puisi dan patah hati serupa adderall membuatnya menulis tak putus putus.
tapi jika bahagia mampu berpuisi, puisi macam apa yang mampu berbahagia? dan orang semacam apa yang mampu sebenarnya berbahagia?
Kamis, 19 Desember 2019
bangku tamannya
benar?
ditanyanya tapi tak ada menjawab. anggukkan samar-samar dari Maria beberapa langkah dari matanya menjawab parau. ia menatap sepatunya lalu bangku taman lalu sepatunya lalu bangku taman lalu sepatunya lalu bangku taman lalu sepatunya lalu bangku tamannya lalu sepatunya lalu sepatunya lalu bangku taman lalu sepatunya lalu bangku tamannya lalu sepatunya lalu bangku tamannya lalu bangku tamannya lalu bangku tamannya.
lalu bangku
sepatunya.
ditanyanya tapi tak ada menjawab. anggukkan samar-samar dari Maria beberapa langkah dari matanya menjawab parau. ia menatap sepatunya lalu bangku taman lalu sepatunya lalu bangku taman lalu sepatunya lalu bangku taman lalu sepatunya lalu bangku tamannya lalu sepatunya lalu sepatunya lalu bangku taman lalu sepatunya lalu bangku tamannya lalu sepatunya lalu bangku tamannya lalu bangku tamannya lalu bangku tamannya.
lalu bangku
sepatunya.
Motornya kala itu
motornya kala itu menjadi semestanya.
dan rotasi roda adalah gravitasi tak pernah henti.
lampu depan serupa terang matahari menyinari.
tarikan kopling dan raungan gas adalah saduran suara tak henti galaksi yang bernyanyi.
dan saat ia injak rem mendadak lalu terpelanting dan terkapar di atas aspal subuh pagi itu,
nyaris tak ada beda dengan ia yang ada diingatannya dan ia yang ada sebenarnya.
dan rotasi roda adalah gravitasi tak pernah henti.
lampu depan serupa terang matahari menyinari.
tarikan kopling dan raungan gas adalah saduran suara tak henti galaksi yang bernyanyi.
dan saat ia injak rem mendadak lalu terpelanting dan terkapar di atas aspal subuh pagi itu,
nyaris tak ada beda dengan ia yang ada diingatannya dan ia yang ada sebenarnya.
oh Maria tak pernah pulang.
oh Maria tak pernah pulang.
ditunggu oleh kekasihnya semalam, tak juga ia tiba hingga pagi tiba.
sedang kabar dibawa angin hinggap di telinga kekasihnya:
"Maria -kekasihmu yang cantik jelita itu- telah mati diterkam harimau kemarin."
dan suara-suara takkan pernah habis jika tak pernah berhenti didengar.
oh Maria tak pernah pulang.
ditunggu oleh kekasihnya semalam, tak juga ia tiba hingga pagi tiba.
sedang kabar dibawa angin hinggap di telinga kekasihnya:
"Maria -kekasihmu yang cantik jelita itu- telah mati diterkam harimau kemarin."
dan suara-suara takkan pernah habis jika tak pernah berhenti didengar.
oh Maria tak pernah pulang.
Rabu, 11 September 2019
Puisi pertama untuk Kassandra
Anakku sayang, ada diri Ayahmu dan dirimu yang tak terhingga saat kamu keluar dari Rahim Mamamu Sabtu lalu.
Dan semua diri Ayahmu dan Mamamu semua melebur, tak pernah ada lagi andaikan dan bagaimana. Semua tumpah ruah menjadi tangan terbuka menyambutmu hadir. Sebaik-baiknya. Seteramat baiknya.
Jadi kamu bisa terjatuh terberembab setiap kapanpun,
yakin se(dua)orang akan selalu memibimbingmu tegak.
Jadi kamu bisa bercerita setiap waktu,
yakin se(dua)orang akan selalu mendengar dan percaya.
Jadi kamu bisa tertidur nyenyak setiap malam,
yakin se(dua)orang akan selalu mencintaimu.
Dan semua diri Ayahmu dan Mamamu semua melebur, tak pernah ada lagi andaikan dan bagaimana. Semua tumpah ruah menjadi tangan terbuka menyambutmu hadir. Sebaik-baiknya. Seteramat baiknya.
Jadi kamu bisa terjatuh terberembab setiap kapanpun,
yakin se(dua)orang akan selalu memibimbingmu tegak.
Jadi kamu bisa bercerita setiap waktu,
yakin se(dua)orang akan selalu mendengar dan percaya.
Jadi kamu bisa tertidur nyenyak setiap malam,
yakin se(dua)orang akan selalu mencintaimu.
Rabu, 31 Juli 2019
udaramu
udaramu merayap pelan-pelan meninggalkan paru-parumu.
kelak ia akan sampai pada suatu ketika di Nikaragua saat kita berdua di tengah Siesta.
"Berani taruhan aku bisa mengunci salah satu Lucha Libre di kedai tadi."
dari mulutmu aroma Tequila menyeruak. Dari mulutku, Skotka. Dari lubang hidung kita: Udaramu.
kelak ia akan sampai pada suatu ketika di Nikaragua saat kita berdua di tengah Siesta.
"Berani taruhan aku bisa mengunci salah satu Lucha Libre di kedai tadi."
dari mulutmu aroma Tequila menyeruak. Dari mulutku, Skotka. Dari lubang hidung kita: Udaramu.
Selasa, 09 Juli 2019
Usia 29
masalahnya,
ujarnya pada dirinya sendiri,
kamu kira kamu akan tetap menjadi dirimu selama-lamanya.
didiamkannya ucapannya pada dirinya sendiri. ia menggangguk malam-malam sedang usianya sudah hampir dua puluh sembilan malam ini.
pernah suatu hari (beberapa tahun lalu) ia menggandrungi Kurt Cobain setengah mati. Dan saat usianya dua puluh delapan tahun lebih beberapa hari ia kemudian ia sadar bahwa ia hidup lebih lama dari Kurt Cobain sekalipun.
"Apakah ini menjadikanku kakak dari Kurt Cobain?"
ia tersenyum sendiri pada pertanyaannya. hanya hidup inilah yang ia punya. Hanya hidup seperti inilah yang sebenarnya ia punya.
Dan hidup dengan semacam ini lah yang hanya ia mengerti benar-benar
ujarnya pada dirinya sendiri,
kamu kira kamu akan tetap menjadi dirimu selama-lamanya.
didiamkannya ucapannya pada dirinya sendiri. ia menggangguk malam-malam sedang usianya sudah hampir dua puluh sembilan malam ini.
pernah suatu hari (beberapa tahun lalu) ia menggandrungi Kurt Cobain setengah mati. Dan saat usianya dua puluh delapan tahun lebih beberapa hari ia kemudian ia sadar bahwa ia hidup lebih lama dari Kurt Cobain sekalipun.
"Apakah ini menjadikanku kakak dari Kurt Cobain?"
ia tersenyum sendiri pada pertanyaannya. hanya hidup inilah yang ia punya. Hanya hidup seperti inilah yang sebenarnya ia punya.
Dan hidup dengan semacam ini lah yang hanya ia mengerti benar-benar
Rabu, 03 Juli 2019
Dua Bangau
di dalam bola matanya terdapat tato dua bangau:
satu bangau terbang melayang.
satu bangau berdiri di bawah, di paruhnya tersangkut ikan koi.
ia menjawab tanpa kutanya saat diam-diam kuselami matanya tengah malam ini.
"bangau tak akan bisa mengalahkan singa.
tapi bangau selalu bisa:
terbang
berjalan
berenang."
satu bangau terbang melayang.
satu bangau berdiri di bawah, di paruhnya tersangkut ikan koi.
ia menjawab tanpa kutanya saat diam-diam kuselami matanya tengah malam ini.
"bangau tak akan bisa mengalahkan singa.
tapi bangau selalu bisa:
terbang
berjalan
berenang."
Istriku hamil anak pertamaku
Dinda, Istriku sedang hamil anak pertamaku.
Pernah ia bertanya,
"Bagaimana jika aku kelak menjadi gempal dan buruk rupa?"
aku berpikir dalam hati:
"bukankah cantikmu saat ini adalah cantik tak terhingga yang tak akan habis terbagi hingga akhir semesta?"
tapi toh aku berbohong juga. mana bisa aku seromantis itu?
aku menjawab ringan (berbasa-basi):
"aku akan mencintaimu seterusnya."
Pernah ia bertanya,
"Bagaimana jika aku kelak menjadi gempal dan buruk rupa?"
aku berpikir dalam hati:
"bukankah cantikmu saat ini adalah cantik tak terhingga yang tak akan habis terbagi hingga akhir semesta?"
tapi toh aku berbohong juga. mana bisa aku seromantis itu?
aku menjawab ringan (berbasa-basi):
"aku akan mencintaimu seterusnya."
Ramuanmu
sekurang-kurangnya dua sendok teh,
ujarmu menutup mantra.
dari lubang hidungmu mengalir awan putih kecil, menaik.
perlahan sampai angkasa.
dari angkasa melompat cepat dua bulir, air. turun.
hinggap di atas ramuanmu.
ujarmu menutup mantra.
dari lubang hidungmu mengalir awan putih kecil, menaik.
perlahan sampai angkasa.
dari angkasa melompat cepat dua bulir, air. turun.
hinggap di atas ramuanmu.
Selasa, 02 Juli 2019
Asam lambung
tapi apa pasal, perutnya kini tak mampu lagi mencerna kopi dan tembakau dengan praktis.
asam lambung merangkak naik dan membuat dirinya mual lalu memuntahkan segala sesuatu asal bukan kata-kata.
Dan kata-kata tak pernah lagi hinggap dengan baik di ujung jemarinya. Seperti menangkap kupu-kupu saja, hanya mampu dilihat namun tak pernah hinggap.
Kecuali pada keadaan yang benar-benar darurat, kata-kata akan keluar seperti pancuran air memadamkan dirinya sendiri.
asam lambung merangkak naik dan membuat dirinya mual lalu memuntahkan segala sesuatu asal bukan kata-kata.
Dan kata-kata tak pernah lagi hinggap dengan baik di ujung jemarinya. Seperti menangkap kupu-kupu saja, hanya mampu dilihat namun tak pernah hinggap.
Kecuali pada keadaan yang benar-benar darurat, kata-kata akan keluar seperti pancuran air memadamkan dirinya sendiri.
Jumat, 22 Februari 2019
siapa sudi ia bohongi
sekejap saja ia hadir terdiam di depan gigi taringmu
terselip diantara
taring
geraham
dan
remah-remah
ja
gung
menceritakan tentang cerita-cerita yang terkadang
(mau diakui atau tidak)
seperti dusta
tapi tetap saja kamu berkata lantang
"laki-laki semacam aku (dan hanya aku sajalah yang) tak pernah berdusta."
membiarkan kata-katamu ditadaburi tanpa berpikir oleh yang mengamini tiba-tiba.
kamu diam, mungkin karena setuju, mungkin juga karena
hendak membual
lagi
lagi
dan
;lagi.
terselip diantara
taring
geraham
dan
remah-remah
ja
gung
menceritakan tentang cerita-cerita yang terkadang
(mau diakui atau tidak)
seperti dusta
tapi tetap saja kamu berkata lantang
"laki-laki semacam aku (dan hanya aku sajalah yang) tak pernah berdusta."
membiarkan kata-katamu ditadaburi tanpa berpikir oleh yang mengamini tiba-tiba.
kamu diam, mungkin karena setuju, mungkin juga karena
hendak membual
lagi
lagi
dan
;lagi.
Senin, 11 Februari 2019
betapa menyenangkannya
betapa menyenangkannya (ia duga) ketika ia berpura-pura bahwa ia adalah orang pertama tahu segala dan menarasikan langkah kaki kanan-kiri mu sampai kamu tertidur di sebuah.
kasur.
dan betapa semua cahaya pada akhirnya mengingatkannya pada temaram abu kelambunya di bawah naungan telingamu tengah tertunduk di pahamu.
menangis.
dengan air mata yang merembas perlahan-lahan di antara lipatan betis dan pahanya sampai jadi kolam di telapak kakinya.
selamanya
kasur.
dan betapa semua cahaya pada akhirnya mengingatkannya pada temaram abu kelambunya di bawah naungan telingamu tengah tertunduk di pahamu.
menangis.
dengan air mata yang merembas perlahan-lahan di antara lipatan betis dan pahanya sampai jadi kolam di telapak kakinya.
selamanya
Langganan:
Postingan (Atom)