Jumat, 22 Februari 2019

siapa sudi ia bohongi

sekejap saja ia hadir terdiam di depan gigi taringmu
terselip diantara
taring
geraham
dan
remah-remah
ja
gung

menceritakan tentang cerita-cerita yang terkadang
(mau diakui atau tidak)
seperti dusta
tapi tetap saja kamu berkata lantang

"laki-laki semacam aku (dan hanya aku sajalah yang) tak pernah berdusta."

membiarkan kata-katamu ditadaburi tanpa berpikir oleh yang mengamini tiba-tiba.

kamu diam, mungkin karena setuju, mungkin juga karena
hendak membual
lagi
lagi
dan
;lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar