Dan ia membakar sebatang rokok malam hari ini.
"Tuanku yang baik, ada perbedaan mendasar tentang Rokok dan Kretek."
Tak ada yang menggangguk. Tak ada yang menggeleng. Semua tak mengerti kecuali dirinya sendiri yang menghamba pada dirinya sendiri.
Tak lantas dibayar dengan tunai penjelasan pada dirinya sendiri. Jadi diam-diam sebenarnya ia tak tahu apa-apa dan dibiarkannya dirinya dibohongi oleh tuannya sendiri.
Masih terbakar
Mungkin karena semua Tembakau sebenar membunuh. Sedang Kretek murahan yang ia beli secara kiloan gelap tanpa cukai ini adalah satu-satunya Tembakau yang terasa memapatkan paru-parumu perlahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar