Jumat, 30 Oktober 2009

Halloween

Tak bisakah kau duduk disini barang sejenak?

Kukira puisi ini untukmu

Saya rindu terhadap gelap yang sesaat kau tinggalkan Atau kepada aroma rintik-rintik basah yang duduk merendah saat kau hadir Warna pucat semburat yang mendadak mengisi celah di atmosfir Cahaya tak terbatas yang menyembur dari harapan kehadiranmu Saat kau tak ada atau tak ada Bermain-main dengan waktu yang berpikir akankah dirimu hadir dari celah-celah mimpi Terlalu sopan puisiku kali ini

Kamis, 29 Oktober 2009

Membenci orang baik

Untuk sekali ini, kumohon jangan menjadi orang baik Sedetik saja lalu kukeluarkan jutaan umpatan untukmu Ah aku tak pernah bisa membenci orang baik...

Selasa, 27 Oktober 2009

Aku menulis apa sebenarnya?

Dari sekawanan kura-kura liar Yang melompat-lompat lincah, seekor Impala Lalu kau dirikan tinggi-tinggi Menara, yang lebih tinggi Lebih tinggi, semakin tinggi lalu jatuh Sebuah jembatan hancur, impian berserakan Sungai meluap-luap, nyanyian mengebiri impian Kotak-kotak menutupi wajah, deretan angka bergantian mengisi celah kosong Kertas-kertas yang berhamburan Pena yang kau sangka mengering mendadak mengalir kembali Tapi kau tak berpuisi kali ini, kau sangka dirimu gila Kau sangka dirimu gila Kau sangka dirimu gila Ah, kau normal namun kau harap dirimu gila Lalu kau menjadi gila, lalu kau berharap menjadi normal Orang normal yang menjadi gila lalu berharap menjadi normal, kau harap gila orang-orang yang beberapa kali menganggapmu gila walau kau tahu orang tak bisa dijadikan gila hanya dengan harapan Lalu kau sadar kalau kau harap dirimu menjadi gila Aku gila, lalu kutinggikan menara, kura-kura yang menjelma menjadi impala, pena diatas kertas, gempa yang mengisi sungai kembali Aku menulis apa sebenarnya?

Tak tahu

Bukankah sudah kukatakan bahwa aku tak mau berada di sini? Membuang-buang waktu, berjudi ketika menanti Aku tahu kau takkan datang, jadi untuk apa menunggu semenit lebih lama? Ah aku tak tahu, sungguh tak tahu

Kamis, 22 Oktober 2009

I love you

A: "I hate the words 'I love you' " N: "Why?" A: "Well, simply because I never can actually use it. " N: "That's a silly reason! I love you, you know. Does it make you hate me for using words you hate?" A: "Nope! Because I love you too" N: "Hey! But you said that you hate the words 'I love you' ! A: "Oh yeah? Well, think it as I'll do everything, even the things that I hate to tell you that I love you" N: "That's stupid..." A: "Yeah... but I love you" N: "Cut it out, you make me blush" A: "I love you even though I hate ' I love you'..."

Sabtu, 17 Oktober 2009

Taman

Sayang aku tak bisa hadir saat bungamu mekar Mungkin ia tak pernah tahu tentang cerita-cerita Saat aku menemanimu menyiraminya Tertawa-tawa riang saat matahari sedang terik-teriknya Ia mungkin tak pernah tau tentang kisah-kisah Tentang malam yang kau habiskan berdua hanya dengannya Atau tentang terik matahari yang kau takutkan akan merontokkannya Lalu tentang kedatanganku yang sia-sia Ah, kenapa selalu badai saat kamu tersenyum?