Minggu, 25 Agustus 2024

sedikit lebih tidak indah

jika ada dirinya lain yang mirip dengan dirinya tapi bukan dirinya, ia yakin dengan sepenuhnya bahwa dirinya ini akan jatuh cinta padamu seluruhnya meninggalkan segala dan mengajakmu pulang bersama menuju cerita yang lebih indah.

tapi hanya ada dirinya kan saat ini? jadi ia tak bisa jatuh cinta padamu seluruhnya. jangankan seluruhnya, sebagian kecilnya pun tak bisa. 

ia memilih hadir di kedai terdekat, menegak tuak, lalu mengajakmu pergi lima menit saja membuat cerita yang sedikit lebih tidak indah.

butir demi butir

mungkin cerita kita telah berakhir malam itu?
entah, aku juga baru hidup satu kali ini. 
gerbang antara ingatan dan kenyataan lama kelamaan menjadi kabur juga.
andaikan kukatakan bahwa tak pernah kucoba sulam hatiku dengan hatimu, siapa juga yang percaya?


ah tapi masih kuingat dengan jelas butir demi butir kerikil yang mobilku lindas malam itu diperjalanan pulang setelah aku mengantarmu ke rumahmu.

dan mengapa

mungkin malam memelukmu lebih erat, jadi kurelakan kamu direnggut kabut itu tadi malam

aku pergi pulang, serenade dimulai di kepalaku tentang apa, hampir apa, dan mengapa.

dan mengapa yang tak pernah habis terbentang serupa pembatas jalan saat aku berjalan pulang.



Cuaca Duri hari ini

Duri mungkin tak akan pernah masuk tajuk berita di dalam siaran televisi yang kamu tonton malam ini di Jakarta. Tapi aku masih disini, kan?

dan cuaca Duri, percaya atau tidak, lebih dingin sejak kamu tak ada disisiku.

sapu tanganmu

kamu tinggalkan sapu tanganmu di atas meja makan jadi kukira kamu akan kembali
dan kini sudah pukul setengah sebelas malam, aku masih duduk sendiri menunggumu di dalam restoran seorang diri

 

kutinggalkan pesan untukmu di telepon genggammu:
"Bagaimana dengan sapu tanganmu? kusimpan sebaik-baiknya di dalam laci meja kerjaku."
tak terbalas.


bagaimana dengan cintaku padamu? kusimpan sebaik-baiknya di dalam hati.
tak pernah kukirim

Jumat, 23 Agustus 2024

Bagaimana kamu akan dikenang

Terserak semua cerita tentangmu dalam puisiku semuanya

Jadi kalau nanti kamu tanyakan lagi padaku bagaimana kamu akan dikenang, akan kuganti jawabanku dari, "Aku tak tahu, " menjadi, "Kamu selalu hadir di puisi dan semua cerita panjangku."

Raksasa

langkah kakimu

(meski kecil)

telah membekas teramat dalam di hatiku.

pikiranku.

semuaku.