Sabtu, 25 Juni 2016

Satelit

Aku pernah ke bulan saat mata-matamu tertutup dan telingamu terbuka lebarlebar. 

Dan saat jarak antara lingkaran telunjuk dan jempol lebih luas dari diameter bumi, kamu baru akan sadar tentang sendiri. Dan semesta tampak tak ada artinya sama sekali. 

Apa aku harus pulang? Pikiran baik. 

Atau bisa saja selamanya aku mengorbit serupa satelit. 

Lalu kamu akan ingat aku ketika kamu tengadah menatap langit. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar