Ia selalu akan mengetuk pintu jika kebetulan hadir di depan kamarku sebelum kemudian diam-diam masuk ke dalam saat aku tak melihat lalu memandangku dan memintaku memainkan lagu yang sama berulang-ulang sebelum menghentikanku dengan sentuhan lembut jemarinya di atas saksofonku sembari tersenyum lalu pulang sebelum pagi tiba.
Dan aku hanya menunggu waktu tiba sampai ketukanmu terdengar lagi pada suatu malam entah seberapa lama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar