Kamis, 18 Mei 2017

Seberapa jauh

Seberapa jauh kamu pergi kamu harus sampai di tempat yang sama pula, kamu bukan Salmon, betul, tapi kamu kami manusia serupa pelaut. 

Seperti Magellan, kamu akan pergi terlalu ke barat sampai kamu sadar bahwa kamu sudah sampai di timur. Lalu kamu bertanya pada dirimu sendiri:

Kalau aku pergi tanpa pernah ingin kembali, apakah akhirnya aku akan tiba di suatu tempat yang bisa kupanggil rumah? 

Rabu, 17 Mei 2017

Malam saat kamu menemukan fotomu berdua dengan Ibumu

Sekuat-kuatnya dirimu malam ini, semua air mata tumpah juga saat tak sengaja kamu temukan SD card dari kamera sakumu yang sebenarnya kamu sudah lupa bahwa pernah memilikinya. 

Dan hanya butuh seketika untuk membuatmu sadar bahwa pada akhirnya kamu hanyalah bocah lelaki kecil yang selalu merindu ibunya. 

Berada dimana

Belum saatnya kamu pulang, saat ini kamu akan berada dimana-mana dan aku hanya mampu berandai ada apa di seberang meja dan seberapa jauh Indonesia dengan dunia. 

Lalu dengan cerita yang semestinya masih sempat kamu kumpulkan, kamu akan bercerita saat kamu sedang menjelajah Sahara dan berada dimana-mana. 

"Aku menikmati para lara."

Ujarku sendu sambil menutup buku. 

Dan sayangnya kamu ada berada dimana-mana kecuali disini

Senin, 15 Mei 2017

Sisa Abu

Sisa abu yang masih terbakar nyala api di asbakmu kamu anggap sebagai asap dupa yang membumbung di antara mu dan langit semesta
Lalu kamu katupkan dua tangan dan mulai berdoa sambil berkata:

Malam-malam pukul dua pagi seperti ini selalu mengingatkanku akan ibuku. Berikan yang terbaik baginya karena ia telah memberikan yang terbaik bagiku. 

Dan bagiku, berikan apapun asal itu atas ridha-Mu

Rabu, 10 Mei 2017

Gerimis pertama bulan Juni

telah kudapati air mata terakhir yang kamu teteskan malam itu saat gerimis pertama bulan Juni tahun ini

Menjadi dirinya

ia telah lama lupa bagaimana rasanya menjadi dirinya
sedang jalan menuju pulang semakin panjang, apa jadinya jika pada suatu malam ia akan terbangun dan menatap dirinya sedang tertidur dan dirinya hanya mampu melihat tak percaya.

ia yakin ia pernah menjadi dirinya suatu ketika
tapi ia lupa.
dan bagaimana seseorang bisa menceritakan sesuatu yang ia sendiri tak benar-benar yakin pernah ada?

jadi sementara ia dalam keteduhannya sendiri, ia tidak perlu lagi jauh-jauh memikirkan tentang seperti apakah sebenarnya dirinya saat tidak ada orang memperhatikan dengan seksama.
apakah dirinya saat ini adalah dirinya? bukankah dirinya itu selalu dirinya walau berubah?

dan pertanyaan-pertanyaan serupa itu memberondong pikirannya saat belum habis sendiri dan segelas kopi
dan ia akan terus mengulang cerita-cerita yang dibentuknya sebagai ingatannya. dan jika suatu saat ia benar-benar percaya, bukankah ia telah, sedang, dan akan selalu menjadi dirinya?

Senin, 08 Mei 2017

Eurydice

ia harus pulang. Eurydice harus pulang semalam sebelum ia diikat dan dijadikan pengantin yang baik bagi maut oleh bisa ular sore itu.

jadi ia tidak pulang pada itu malam lalu merubah semua suasana menjadi mencekam.

"Harus apa suami yang ditinggal istrinya mati?"
Tanya Orpheus.

Dewa-dewa yang terkadang baik, membiarkannya mengembara pada barzah:

"Harus apa suami yang ditinggal istrinya mati selain harus mati?"
Tanya Orpheus.

Maka Eurydice, kekasihnya yang baik, dibiarkannya ikut Orpheus sampai keluar.

"Kalian akan selamanya jika mau bersabar sebentar saja"
Jawab Dewa-dewa.

Tapi siapa yang mampu bersabar sementara ketika pernah merasakan duka ditinggal kekasih sejatinya?

Sabtu, 06 Mei 2017

Meja ini telah dipesan

Telah kupesan satu meja di restoran favoritmu untuk kita berdua selamanya. 

Jadi tidak akan ada orang selain kita yang boleh duduk disana. 

Aku bisa saja datang setiap pagi dan malam setelah bekerja. 
Kamu bisa saja datang setiap siang dan tengah malam sebelum ke rumah. 
Tak masalah. 

Lalu kita  bisa datang setiap minggu pagi Berdua, bicara dan bercerita tentang suatu ketika