Manusia itu tak semenakjubkan itu, Sayang, ia masih membutuhkanmu untuk berjalan. Dan manusia tak secantik itu, Sayang. Tapi aku masih saja berandai dimana kamu saat seluruh jalan sudah habis terlihat. Diam-diam saja kau dengar suara tapi tak pernah yakin dari mana. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar