Kamis, 31 Mei 2012

Dunia

Satu malam Jumat memberikan salam hangat kepada sebatang pohon Akasia
dicintainya sebaik-baiknya Akasia tersebut dengan sebaik-baiknya suatu malam dapat mencintai sesuatu

tak dipedulikannya beberapa lelaki penjaring bintang diatas jembatan
tak diperhatikannya seorang lelaki berjalan kaki beberapa langkah dibawah lindungan awan hitam
awan hitam tak pernah mencinta laki-laki walau laki-laki cinta setengah mati pada suatu malam

Laki-laki yang berjalan kaki mencintai dunia ini.

"Kita hidup di dunia yang indah."

Selasa, 29 Mei 2012

Dari kita

Kita akan terbangun di malam hari dan lupa caranya menari
pada saat-saat seperti itu, kamu tak perlu repot-repot menerjemahkan berada di garis manakah sampai titik ini berubah dari do menjadi la

lalu kita hanya harus menunggu sampai malam enggan muncul lagi dan pagi terpaksa hadir kembali
harapkanlah dalam hati kita dengan sesungguh-sungguhnya harap bahwa salah satu dari sekian banyak buku yang ada di sekitar kita, aroma listrik yang menggeliat di balik jendela, duri-duri kaktus serta beberapa ekor cumi dan ikan mengerti apa yang kita bicarakan beberapa jam lalu saat kita lupa caranya menari

Minggu, 20 Mei 2012

Saja

Tak percaya ia saat kau katakan bahwa jalan milik kita habis sudah
Ia hanya diam dan memandangi bibirmu lalu diam-diam berjanji untuk melakukan apapun apabila ada satu kalimat (saja) mengingkari kalimatmu sebelumnya

Ia hanya diam dan memandangi bibirmu lalu diam-diam berjanji untuk melakukan apapun apabila ada satu kata (saja) mengingkari kalimatmu sebelumnya

Akhirnya ia hanya diam dan memandangi bibirmu lalu diam-diam berjanji untuk melakukan apapun apabila ada satu huruf (saja) mengingkari kalimatmu sebelumnya

Kemudian ia buang mimpi-mimpi itu dan berlari memelukmu

Sedetik (saja)

Jumat, 18 Mei 2012

Kepada gunung

Lalu disampaikan cerita sebaik-baiknya oleh angin kepada gunung:
Tentang nyanyian rindu milik kerikil terhadap gerimis hujan saat fajar

Kerikil yang baik tidak akan marah saat ditendang oleh bocah kecil yang menari-nari riang saat pulang
namun kerikil akan tetap mengharap di suatu hari saat petir datang membelah batu, bukanlah ia yang terlepas dari gunung.

Dan kerikil semestinya tak perlu merasa sedih.
Bukankah angin, gunung, dan kerikil sebenarnya tak pernah punya rasa?

Kamis, 17 Mei 2012

Semalam

Semalam aku datang mengetuk pintu rumahmu mewakili cahaya bulan
Karena itu, mohon maafkan ketika kamu membuka pintu aku langsung menamparmu

Sayang, aku pasti sudah lama tak menulis hingga tak tahu apa lagi yang harus kutulis.
Aku pasti sudah lama tak bercerita hingga tak tahu apa lagi yang harus kucerita.
Aku pasti sudah lama tak jatuh cinta hingga tak tahu apakah cinta benar-benar ada.

Maka semalam aku terbangun lagi di waktu kemarin dengan kau masih diam dan enggan terbangun.
Lalu kukatakan, lalu kau tolak, lalu aku terisak hingga tidur.
Kemudian aku bermimpi, lantas aku terbangun lagi di waktu kemarin dengan kau masih diam enggan terbangun.
Lalu kukatakan, lalu kau tolak, lalu aku terisak hingga tidur.
Lalu aku bangun.

Kemudian aku terisak

Senin, 14 Mei 2012

Salah satu dari kita

Salah satu dari kita
salah satu dari kita
salah satu dari kita

memancing keluar suara katak, mencuci bersih butiran-butiran beras yang menetes dari air mata seekor kura-kura kemarin.

Maka salah satu dari kita
salah satu dari kita
salah satu dari kita

menganggap berbicara dinding kamar adalah titik yang paling rendah kewarasan dan berhati-hati memilih kata saat berbicara dengannya.

Karena itu salah satu dari kita
salah satu dari kita
salah satu dari kita

akan terbangun tengah malam, duduk diatas kursi, menyeruput kopi, membuat puisi, lalu mengkatai seorang lagi sebagai orang gila.

Jatuh cinta kepada peri

Semalam sudah diputuskannya untuk takkan pernah jatuh cinta kepada peri
maka itu, esok paginya dibakar seluruh buku-buku cerita dongengnya;
dilupakannya nyanyian-nyanyian ode pemuja sinar matahari;
dimuntahkannya impian-impian terbangun di ujung pelangi

siapa sangka ia hanya lelah setengah mati dan benci matahari?

Mei

Selamat malam Mei
Sampaikan salamku pada aroma timah terbakar solder di udara
Udara pukul setengah tiga pagi yang menghantam kaki