Selasa, 22 Mei 2018

Pantura

Apa yang kamu ketahui, ia mencoba mengingat tentang 
kata
kata
yang menyeruak tidak tahu malu saat ia sedang duduk
sendiri
di dalam bus di jalur pantura

Sebelum mendadak ia sudah tertidur di dalam masjid Demak memikirkan tentang
Masa lalu
dan dirinya
saat ini. 

Ia tak ingin kemana-mana saat bus menuju Demak membujuknya untuk pergi. Tapi toh ia ternyata naik juga 
Memperhatikan orang-orang yang berbicara tentang banyak hal kecuali tentang kota yang ditinggalkannya dan yang akan hendak ditujunya. 

Membuatnya sedikit mengira-ngira apakah ia benar-benar ingin pergi? 
Ataukah ia ingin tinggal selamanya di kota ta g sama. 

Dan saat bus berjalan pergi 
Ia akan berpura-pura tertidur
Sembari diam-diam menghitung pada putaran roda keberapa ia benar-benar sudah tertidur. 

Senin, 09 April 2018

Kedai kopi di Osaka

Kamu memesan roti sedang aku memesan
rindu
dan cinta yang tak habis habis
untukmu. 

Di belakang kita biarkan suami istri berkelahi sebagai suara latar
Dan lelaki paruh baya membaca berita tak peduli
Sementara di konter lelaki tua memakan roti sambil menonton berita, berkata:

"Bukankah sudah kulihat berita serupa ini kemarin?" 

Dan bukankah berita seperti itu? Berulang sampai hilang lalu suatu saat muncul lagi suatu hari. 

Dan kita akan selamanya seperti ini sampai klentingan lonceng mengingatkan kita bahwa kita harus pulang

Kamis, 08 Maret 2018

Sampai pagi nyaris tiba

tentu saja ia tak berada di rumah, jangan bercanda.

ia memakan bola matamu perlahan dan keluar setiap sehari dua kali pukul tiga pagi dan pukul setengah sebelas malam. Mengucapkan selamat tidur untukmu dan berharap pelan-pelan bahwa ia akan hadir pada setiap malammu setelahnya.

tapi ia tidak.

ia tidak berada di rumah, demi Tuhan tidak.
Dan atas segala nama yang ada di jantungnya saat ini, ia benar-benar teramat sungguh-sungguh ingin pulang: tolong percaya padaku tentang hal ini.

jadi ia ucapkan permintaan maaf yang tak pernah sampai padamu tengah malam tadi dengan harapan samar-samar kamu akan memaafkannya dan mengizinkannya hinggap kembali di pergelangan tanganmu sampai pagi nyaris tiba

Senin, 19 Februari 2018

Candu Api

Nina bertemu pertama kali dengan Joni saat Joni dipukul habis di lapangan parkir beberapa malam lalu karena kedapatan mencuri solar dan minyak tanah yang digunakan oleh Massa yang marah untuk membakar dirinya sendiri karena ia telah mencuri.

Dan pada malam-malam berikutnya, Nina rindu dengan aroma api dan erangan payah dari Joni. Tapi Joni tak ada dimana-mana. Tak ada yang mampu membayar lunas Rindu Nina kepada siapapun. Atau kepada apapun, kecuali pada aroma minyak tanah yang sedemikian candu baginya untuk mengingatkannya akan kenangan masa lalu.

Atas segala kenangan antrian tak kunjung henti, keluhan dari Ibu-Ibu rumah tangga setiap pagi, dan apapun yang membuatnya untuk enggan duduk dan pulang kembali.

Dan hingga hari ini, tak ada yang mampu menerangkan dengan pasti pada Nina bahwa Nina tak pernah rindu pada Joni. Nina selalu rindu pada aroma api terbakar samar-samar dari minyak tanah.

Senin, 29 Januari 2018

Dan semua jika

Dan semua jika hilang sudah ketika melihatmu tertidur disampingnya. 

Satu persatu ia hitung nafasmu sampai kamu lelap sudah. 

Lalu ia berkira mimpi apa yang akan malam ini tiba dan betapa semua tak mampu menghapus bahagianya yang bisa di sampingmu tertidur hingga pagi tiba. 

Senin, 25 Desember 2017

Impian seseorang

Ia harus pulang pukul sekian dan tiba di rumah beberapa masa kemudian
Sebelum nanti ia tertidur, lalu terbangun, lalu pergi lagi dan pulang. 

Dan ia tidak harus selalu berada di kota yang sama, tidur di kasur yang sama, dan terbangun mengingat mimpi-mimpi yang sama. Demikian, suatu hari ia teringat akan sesuatu dan ia terlupa apakah itu mimpi atau ingatannya. 

Dan ia berharap ia bukanlah impian dari seseorang. Siapa yang tidak takut jika tahi-tahu menghilang karena tak pernah diingat-ingat lagi. 

Sayang ia bermuka dua. Setiap malam ia akan selalu bermimpi dan paginya terbangun sebelum melupakan segala tentang mimpi-mimpinya. 

Tak pernah diingatnya wajah seseorang dalam tidurnya, jadi kalau dikatakan semua wajah tampak sama mungkin ada benarnya juga. 

Apakah ia impian dari seseorang lain? Ia tak perlu tahu. Toh jika ia benar-benar lenyap, tak ada bedanya ia mengingat atau mengetahui tentang segala sesuatu. 


Karena itu ia begini saja. Bekerja, pulang, tidur, dan terbangun. Tak pernah diceritakannya ketakutannya pada siapapun. 


Minggu, 12 November 2017

Jangan khawatir

Jangan khawatir sayang, aku juga merasa rindu
kamu tahu aku selalu ingin pulang, berbaring di kasur jaring dan menanyikan tentang sekarang dan kemarin. 

Tapi aku terlalu lelah hingga tak sempat meneleponmu, menceritakan tentang hariku, dan menanyakan tentang kabarmu