disentuh oleh pisau, lehermu sedang mulutmu mengeluarkan kata-kata tak berhingga mengisi udara.
dipaksanya oleh pandangan matamu, mataku. sedang jalanan tak pernah sepi dan harapanmu tak pernah sampai.
"telah kulakukan hal-hal yang aku tak suka." desismu. mengalir tajam dari lidah ke telingaku. belatiku tetap tergenggam erat enggan pergi.
"kita semua melakukan hal-hal yang tak kita suka." kataku padaku. "karena itu kita manusia." dalam hatiku. kamu tak mendengar--semoga kamu tak mendengar.