Kamis, 08 Maret 2018

Sampai pagi nyaris tiba

tentu saja ia tak berada di rumah, jangan bercanda.

ia memakan bola matamu perlahan dan keluar setiap sehari dua kali pukul tiga pagi dan pukul setengah sebelas malam. Mengucapkan selamat tidur untukmu dan berharap pelan-pelan bahwa ia akan hadir pada setiap malammu setelahnya.

tapi ia tidak.

ia tidak berada di rumah, demi Tuhan tidak.
Dan atas segala nama yang ada di jantungnya saat ini, ia benar-benar teramat sungguh-sungguh ingin pulang: tolong percaya padaku tentang hal ini.

jadi ia ucapkan permintaan maaf yang tak pernah sampai padamu tengah malam tadi dengan harapan samar-samar kamu akan memaafkannya dan mengizinkannya hinggap kembali di pergelangan tanganmu sampai pagi nyaris tiba