Kamis, 27 April 2017

Yang tak pernah terjadi

Bukankah lebih baik jika kita melupakan:
tentang hal-hal yang pernah diucapkan saat:
kita di mobil berdua membicarakan tentang jalan raya, di restoran berdua membicarakan tentang masa depan, di rumahmu membicarakan tentang masa lalu. 

Jadi kita tak perlu menyalahkanku atau menyalahkanmu tentang apa yang akan terjadi lain waktu. 

Kita takkan bisa merindukan sesuatu yang kita lupakan kan? 

Selasa, 25 April 2017

Menunggu tak menunggu

kalau kamu yang pulang hari ini adalah kamu yang sama dengan kamu yang pergi beberapa puluh hari lalu maka seharusnya kamu tahu bahwa aku takkan pernah menunggumu kembali pulang setelah diam-diam pergi di subuh hari dan kembali pulang setelah beberapa puluh hari kemudian.

tapi kamu yang hari ini pulang bukanlah kamu yang beberapa puluh hari lalu. kamu selalu datang lalu pergi lalu datang lalu pergi dan berganti kamu dengan kamu yang lain.

"berpergian selalu berubah manusia," ujarmu. keluhmu mungkin. aku hanya terdiam setiap kamu bercerita tentang trotoar dan udara yang penuh dengan riak dan ludah mengering.

mengapa pula aku harus memberitahukanmu kapan aku pergi dan kembali? tanyamu.
entah, jawabku.
guraumu membuatmu berujar:
"akhirnya toh aku pulang. apa bedanya aku berada dimana diantara pulang dan pergi?"

aku tak tahu, ujarku. sungguh aku tak tahu.

jadi kamu bisa saja saat ini berada di Sydney dan saat kamu membuka sandwich murahan di bangku taman kamu sebenarnya berpapasan dengan mantan kekasihku dulu yang sedang berada di Sydney juga.

atau kamu bisa saja sedang berada di Laomedeia dan aku tak tahu harus bagaimana kecuali mengirim pesan lewat radio dengan kecepatan nyaris sama dengan kecepatan cahaya di ruang hampa menanyakan apakah Neptunus tampak berbeda dengan yang selama ini kamu bayangkan di otakmu?

dan kamu pulang tak pulang pun aku tak tahu harus terus menunggu tak menunggu

Selasa, 18 April 2017

Semua wajah

Pada akhirnya semua wajah yang pernah, akan, dan sedang kamu lihat akan pelan-pelan berubah menjadi suatu wajah yang kamu yakin kamu takkan pernah, akan, atau sedang kamu lihat. 

Kamu kira pernah melihat wajah serupa itu di jalan, tapi kamu tak pernah. Tak pernah akan temui pula wajah serupa itu jikalau kamu akan pergi ke suatu tempat yang tak pernah kamu duga pernah ada sebelumnya. Atau saat kamu sedang duduk sendiri, membayangkan suatu wajah dan terdiam sendiri membayangkan suatu wajah. 

Dan diam-diam kamu berharap bahwa semua wajah yang kamu temui tak pernah mengingatkannya akan wajahmu sore itu